Raw Denim atau Dry Denim
Kain dry denim adalah tekstil yang tidak melewati proses pencucian setelah diwarnai, sehingga kainnya lebih keras dan kaku dan selanjutnya akan mengalami penyusutan. Karena tanpa melalui proses pencucian, warna denim cukup solid tanpa hilang warna sebagian. Jenis kain ini memiliki ciri khas karakter kain yang sedikit kasar dengan bentuk warna yang kuat.
Pre Washed Denim
Kain pre washed denim adalah jenis kain yang telah melalui proses pencucian atau pencelupan. Kain ini lebih lentur sehingga nyaman ketika dipakai. Selain itu, kain ini tidak mudah mengalami penyusutan karena telah dicuci sebelumnya. Dalam hal warna, kain pre washed denim memiliki beberapa bagian yang warnanya luntur. Biasanya pola luntur ini sudah ditentukan oleh penjahit atau pembuat denim-nya
Selvage Denim
Jenis kain Denim yang satu ini sebenarnya merupakan jenis kain Denim yang bagian pinggirannya sudah teranyam dengan sangat rapi.
Poly Denim
Poly Denim merupakan jenis kain
yang dalam pembuatannya dicampur dengan Polyester. Bahan tersebut membuat hasil
kain Denim menjadi lebih ringan dan sangat pas untuk berbagai acara yang
bersifat formal ataupun semi formal. Kain jenis ini juga relatif mudah kering
saat dijemur.
Black
Coated Denim Atau Waxed Denim
Black coated denim merupakan kain denim yang dilapisi dengan pewarna akrilik hitam untuk mengawetkan kain sehingga bisa tahan lebih lama. Selain itu, tujuan dari pencampuran ini yaitu agar kain Denim bisa berubah warna menjadi hitam dan mengkilap. Namun, warna tersebut juga akan luntur seiring dengan pemakaian yang lama.
Demikian pemahaman
singkat mengenai jenis – jenis kain denim yang biasa dipakai untuk membuat
celana jeans lengkap dengan spesifikasi yang dimiliki dari masing- msing kain.
Semoga informasi yang telah dibagikan bisa memudahkan untuk menemukan kain yang
sesuai dengan kebutuhan.
Sumber :
https://fitinline.com/article/read/rekomendasi-27-jenis-kain-denim-yang-bagus-untuk-bahan-jaket-celana-baju-dan-tas/






0 komentar:
Posting Komentar